Fotografer Potret & Editorial

Potret terbaik lahir saat kita berhenti bergerak

Saya memotret orang di momen mereka berhenti berpura-pura. Coba saja: diamkan kursormu dua detik, dan galeri ini akan menyusun dirinya untukmu.

12 tahun memotret3 pameran tunggalDimuat 9 publikasi

Dua belas tahun di depan satu jendela

1.284 lembar film 4x5 yang saya cuci sendiri sejak 2013
12 lembar per sesi, tidak pernah lebih
8 detik pencahayaan terpanjang yang pernah saya minta
0 lampu kilat di studio ini, dua belas tahun berturut-turut

Enam bingkai dari laci kontak

Potret yang terurai menjadi butir perak
Seri Lumbung, Ibu Tuginah, delapan detik pada f/11
Uji cahaya jendela utara pada dinding kosong
Uji cahaya, 09.40, dinding utara tanpa subjek
Potret dengan separuh wajah dalam bayang
Kamar Ibu, bingkai keempat dari dua belas
Uji jatuh cahaya dari tepi jendela ke sudut ruang
Uji jatuh cahaya, 13.10, tepi jendela ke sudut ruang
Potret yang tersusun kembali dari butir perak
Enam Belas Menit, pedagang bumbu, satu setengah detik
Uji butir film pada pencahayaan paling panjang
Uji butir, Fomapan 100, Rodinal 1:50, sebelas menit

Satu jendela utara, dari pagi sampai sesi berhenti

Tiga seri yang butuh waktu lebih lama dari sesinya

Lumbung, Kulon Progo

Lumbung, Kulon Progo

Empat belas keluarga petani di Kalirejo dan Banjararum, dipotret selama empat musim panen dari 2019 sampai 2023. Saya kembali lima kali ke setiap rumah, karena wajah orang berubah antara tanam dan panen.

Enam puluh dua potret, dipamerkan di Jogja Gallery pada 2021 dan dicetak sebagai buku kecil sebanyak 300 eksemplar.

Dokumenter62 potret2019 sampai 2023
Kamar Ibu

Kamar Ibu

Ibu saya menolak difoto selama sembilan tahun. Ketika akhirnya setuju, ia hanya mau di kamarnya sendiri, pukul enam pagi, dan tidak lebih dari dua belas lembar.

Dua belas lembar itu jadi pameran tunggal ketiga di Sangkring Art Space pada 2024, dan satu-satunya seri yang tidak saya jual.

Potret12 lembar2024
Enam Belas Menit

Enam Belas Menit

Dua puluh delapan pedagang Pasar Beringharjo, masing-masing diberi jeda enam belas menit saat pasar sepi. Kamera format besar butuh tiga menit untuk disiapkan, jadi sisanya kami pakai untuk diam bersama.

Dimuat di majalah Tempo edisi Agustus 2022 dan jadi alasan tujuh publikasi berikutnya menghubungi saya.

Editorial28 potret2022

Tiga cara duduk di depan kamera ini

Satu duduk

Tiga jam di studio Tirtodipuran, dua belas lembar film, dan waktu untuk berhenti berpura-pura.

Tiga jam, jadwal mengikuti cahaya, Dua belas lembar 4x5, tidak lebih, Empat cetak serat perak 20 x 25 cm, Kontak print dalam sembilan hari

Rp4.800.000satu sesi

Dua dudukPaling sering dipilih

Sesi pertama untuk lelah, sesi kedua untuk wajah yang sebenarnya. Orang berubah di antara keduanya.

Dua sesi tiga jam, Dua puluh empat lembar 4x5, Delapan cetak serat perak, Pemilihan bersama di studio

Rp8.600.000dua sesi berjarak dua minggu

Seri dokumenter

Untuk keluarga, komunitas, atau tempat yang perlu dilihat lebih dari sekali.

Minimal enam kunjungan dalam satu tahun, Biaya perjalanan ditulis terpisah, Hak cetak ada padamu, negatif tetap di laci saya, Opsi buku kecil 300 eksemplar

Mulai Rp38.000.000satu tahun

Tanya tanggal kosong

Damar tidak pernah menyuruh saya tersenyum. Ia memasang kamera selama tiga menit, lalu kami duduk diam sampai saya lupa sedang difoto. Lembar kesembilan itu satu-satunya foto saya yang tidak terasa seperti orang lain.Ibu Tuginah, petani di Kalirejo, seri Lumbung

Yang ditanyakan sebelum duduk

Kenapa hanya dua belas lembar?

Satu lembar film 4x5 berharga sekitar dua puluh dua ribu rupiah dan butuh tiga menit untuk dipasang. Batas dua belas membuat kita berdua berhitung sebelum menekan, dan itu yang membuat sesinya tenang.

Saya kaku di depan kamera, bagaimana?

Hampir semua orang kaku di empat puluh menit pertama. Sesi saya tiga jam justru supaya ada waktu untuk bosan dulu. Potret yang saya pakai hampir selalu lembar kedelapan ke atas.

Kenapa tidak ada lampu kilat?

Studio ini punya satu jendela utara selebar 2,4 meter dan tidak punya lampu kilat satu pun. Itu sebabnya sesi berhenti pukul 15.30 dan tidak ada sesi di hari hujan lebat.

Berapa lama sampai hasilnya jadi?

Kontak print dalam sembilan hari, cetak serat perak dalam dua puluh satu hari kerja. Saya mencuci film sendiri di kamar gelap belakang studio, jadi antreannya nyata.

Apakah saya dapat semua lembarnya?

Tidak. Kamu dapat kontak print seluruh sesi dan cetak dari lembar yang kita pilih bersama. Negatifnya tetap di laci saya, dan saya tidak menjual file mentah.

Apakah menerima pernikahan?

Tidak, dan ini bukan soal harga. Kamera format besar butuh tiga menit per lembar, dan pernikahan tidak pernah menunggu tiga menit.

Booking satu duduk

Ceritakan siapa yang akan duduk dan kenapa sekarang. Saya balas dalam dua hari kerja dengan tanggal yang masih kosong dan jam berapa cahayanya paling baik untuk wajah itu.