Lima kamar tenang di kaki bukit, sarapan rumahan setiap pagi, dan tuan rumah yang hafal nama tamunya.
2016
menerima tamu pertama
5
kamar yang tenang
4.9
rating tamu
40%
tamu datang kembali
Dikelilingi sawah dan kebun, jauh dari jalan raya tetapi cuma lima menit berkendara ke pusat Ubud. Malam hari yang terdengar hanya jangkrik.
Dimasak pagi itu juga oleh Ibu, sesuai selera dan pantanganmu.
Butuh sopir, guide, atau tempat makan enak? Tinggal tanya.
Kamar dibersihkan harian, sprei diganti tiap dua hari.
Rasanya seperti menginap di rumah saudara yang kebetulan punya pemandangan sawah terbaik di Ubud.Laura, tamu dari BelandaSarapannya berbeda setiap pagi dan selalu enak. Anak anak tidak mau pulang.Keluarga Santoso, JakartaSudah tiga kali kembali. Kamarnya bersih, tenang, dan harganya masuk akal.Kenji, tamu dari Jepang