Arya Mahendra

Sutradara film pendek dan dokumenter

Arya Mahendra

Saya membuat film tentang orang yang tetap bekerja ketika kota sudah tidur: perajin perak, kondektur bus malam, nelayan yang menunggu ombak. Enam film sejak 2018, semuanya direkam di Jawa.

Sedang menyunting film panjang pertama. Terbuka untuk kolaborasi mulai Februari 2027.

  • Dokumenter Pendek TerbaikPekan Dokumenter Mataram2025
  • Pilihan PenontonLayar Pesisir2024
  • Penghargaan JuriMekong Doc Forum2024

Enam film, satu lorong

Setiap cincin adalah satu film, diwarnai cahaya tempat ia direkam. Gulir, dan filmnya keluar dari lorong satu per satu.

  1. 2025Dokumenter pendek24 menit

    Tiga perajin perak terakhir di sebuah gang Kotagede bekerja selepas isya, ketika suara palu tidak lagi mengganggu tetangga.

    Dokumenter Pendek Terbaik, Pekan Dokumenter Mataram

    3 festival · 1 penghargaan

    Masuk ke film: Sunyi di Kotagede
  2. 2024Fiksi pendek17 menit

    Seorang kondektur dan seorang gadis yang baru pertama kali ke kota berbagi perjalanan terakhir bus malam dari Wonosari ke Yogyakarta.

    Pilihan Penonton, Layar Pesisir

    4 festival · 1 penghargaan

    Masuk ke film: Bus Malam Wonosari
  3. 2022Dokumenter pendek19 menit

    Satu musim panen di lereng Sumbing, ketika seluruh desa tidur di gudang pengeringan bersama daun tembakaunya.

    Dokumenter Terbaik, Festival Film Pendek Rawa Pening

    2 festival · 1 penghargaan

    Masuk ke film: Asap Tembakau

Rekam jejak, dihitung dari film di situs ini

film
6
pemutaran festival
16
negara
6
penghargaan
7

Tentang saya

Saya lahir di Wonosari tahun 1994 dan mulai merekam dengan kamera saku milik paman. Sekarang saya bekerja dari rumah di Kotagede, dengan kru empat orang yang sama sejak film kedua.

Selengkapnya tentang saya

Catatan dari lokasi

  1. Tanggal
    Lokasi
    Gunungkidul
    Film
    Lereng, dalam produksi

    Hari ke-31 di lereng

    Kami sudah merekam 41 jam bahan untuk film panjang pertama. Hari ini satu-satunya adegan yang jadi adalah Bu Painem menyapu halaman, dan saya rasa itu adegan terbaik sejauh ini.

  2. Tanggal
    Lokasi
    Yogyakarta

    Lensa anamorfik pinjaman

    Teman dari Bandung meminjamkan dua lensa anamorfik tua. Gambarnya melebar, cahaya lampu jalan berubah jadi garis biru panjang. Saya belum tahu untuk film apa, tapi saya tahu film berikutnya akan selebar ini.

  3. Tanggal
    Lokasi
    Kotagede
    Film
    Sunyi di Kotagede

    Merekam palu jam satu pagi

    Mikrofon kontak kami tempel di landasan tempa, bukan di palunya. Suaranya jadi terasa dari dalam kayu, seperti yang didengar tetangga dari balik dinding. Pak Harjo minta diputarkan ulang tiga kali.

Baca semua catatan

Punya cerita yang perlu difilmkan?

Ceritakan siapa orangnya, di mana tempatnya, dan kapan cahayanya paling bagus. Saya membalas dalam dua hari kerja.