Sangrai kecil, Bandung Utara

Setiap kantong membawa kurva sangrainya

Gulir dan seratus dua puluh biji di atas melewati sangrai yang sama seperti drum kami: hijau, kuning, retak pertama pada 196,4 derajat di menit 8:48, lalu terang sampai gelap. Beberapa biji tidak ikut matang, dan itu memang selalu terjadi.

Drum 6 kg, muatan 4,2 kgProfil dicetak di tiap kantongSangrai Selasa dan Jumat

4,2

kilogram hijau per batch, tidak pernah lebih

14

batch per minggu, itu kapasitas penuhnya

8:48

menit rata-rata sampai retak pertama

6

biji di daftar, sama sejak 2021

Enam biji, dengan ketinggian dan prosesnya

Gayo WinePanen 2025

Rp168.000 / 200 g

Aceh Tengah, 1.450 mdpl, varietas Ateng Super. Natural anaerob 96 jam di dalam tong tertutup. Kami sangrai sampai Agtron 68, retak pertama 8:41, pengembangan 1 menit 52 detik. Manis buah merah dengan fermentasi yang terasa, dan kami tidak menyembunyikannya.

Malabar Honey

Rp132.000 / 200 g

Pangalengan, 1.550 mdpl, varietas Sigararutang. Proses honey, lendir disisakan 60 persen, dijemur sebelas hari di para para. Agtron 62, retak pertama 8:48. Gula aren dan jeruk keprok.

Kerinci Sungai Penuh

Rp124.000 / 200 g

Jambi, 1.500 mdpl, varietas Andungsari. Full washed, fermentasi 36 jam. Agtron 64. Biji paling jinak di daftar ini, dan yang paling sering kami sarankan untuk orang yang baru menyeduh sendiri.

Toraja Sapan

Rp138.000 / 200 g

Sulawesi Selatan, 1.600 mdpl, Typica dan S795 yang tercampur di kebun dan tidak kami pisahkan. Full washed. Agtron 60, pengembangan 2 menit 04 detik. Rempah kering dan cokelat pahit.

Flores Bajawa

Rp118.000 / 200 g

Ngada, 1.400 mdpl, varietas Juria dan Lini S. Natural, dijemur sembilan hari. Agtron 58. Paling tebal di badan, dan paling tidak cocok untuk V60 menurut kami sendiri.

Preanger RobustaUntuk kopi susu

Rp78.000 / 250 g

Garut, 1.100 mdpl, robusta washed. Agtron 38, sangrai paling gelap yang kami kerjakan. Dibuat untuk susu, bukan untuk diseduh tubruk. Stoknya paling sering habis hari Kamis.

Dari enam kebun, semuanya di sabuk kopi

Kenapa kami mencetak profil yang meleset

Bulan Agustus 2020 kami mengirim dua belas kilogram Malabar ke empat kedai. Batch itu keluar pada 213 derajat, tujuh derajat lebih panas dari yang tertulis, karena termokopel kami bergeser dan tidak ada yang memeriksanya. Tidak ada yang komplain. Tiga kedai memakainya sampai habis dan satu memuji rasanya.

Itu yang membuat kami takut. Kalau kesalahan tujuh derajat bisa lewat tanpa ada yang tahu, maka semua yang kami katakan tentang ketelitian hanya cerita. Sejak batch berikutnya kurva dicetak di kantong, lengkap dengan target dan hasil sebenarnya, dan batch yang meleset lebih dari dua Agtron dijual dengan potongan dua puluh persen serta tanda bintang di kodenya.

Sampai hari ini ada tiga puluh satu batch bertanda bintang dari 1.480 batch. Daftarnya ada di gudang, ditempel di dinding, dan siapa pun boleh memotretnya.

Satu hari sangrai, dari Senin sampai kopi boleh diseduh

  1. Senin, sortir dengan tangan

    Tiga orang menyortir karung enam puluh kilogram di atas meja putih. Rata-rata empat biji per kilogram tidak lolos, biji hitam, pecah, atau berlubang bubuk. Ini pekerjaan yang paling sering membuat satu batch mundur sehari, dan kami belum menemukan cara mempercepatnya tanpa mengorbankan hasilnya.

  2. Selasa 06.30, menimbang

    Hijau ditimbang 4,2 kilogram per batch, tidak pernah lebih. Selisih di atas dua puluh gram masuk batch berikutnya, bukan dipaksakan ke dalam drum yang sama.

  3. Selasa 07.10, drum dipanaskan

    Drum enam kilogram dipanaskan sampai 195 derajat lalu ditahan dua belas menit supaya seluruh dindingnya rata. Batch pertama hari itu selalu kami anggap batch kalibrasi dan tidak dijual sebagai kopi utama.

  4. Selasa 07.30, batch pertama masuk

    Suhu jatuh ke 92 derajat, titik balik pada 1 menit 28 detik. Dari sini suhu dicatat tiap lima belas detik, dengan tangan, di kertas yang sama yang nanti difoto untuk kantong.

  5. Menit 8:48, retak pertama

    196,4 derajat. Setelah bunyi itu kami punya kira kira satu menit lima puluh detik untuk memutuskan mau berhenti di mana, dan keputusan itu ditulis sebelum diambil, bukan diingat sesudahnya.

  6. Empat hari diam

    Kopi tidak dijual di hari yang sama. Empat hari untuk seduh manual, tujuh hari untuk espresso. Kantong yang keluar hari Selasa adalah hasil sangrai Jumat minggu lalu.

Kurva Malabar Honey, dicetak di kantong dan berdiri di sini

Kami ganti pemasok tiga kali sebelum Kalibrasi. Yang membuat kami berhenti mencari bukan rasanya, tapi kurva yang datang bersama karung. Barista saya sudah tahu mau menyetel gilingan ke mana sebelum kopinya sampai.Dimas Prayoga, Kedai Ruang Tamu, Dago
Batch 0311 meleset dan mereka yang memberi tahu duluan lewat pesan, sebelum kami sempat menyeduh. Uangnya kembali, kopinya tetap kami pakai untuk latihan barista.Sarah Wijaya, Sekawan Coffee, Buah Batu
Saya beli dua ratus gram tiap dua minggu sejak 2021. Satu-satunya keluhan saya, Preanger Robusta hampir selalu habis kalau saya datang hari Kamis sore.Bagus Nurhadi, pelanggan sejak 2021
Saya bawa biji dari kebun mertua dan ditolak. Alasannya dijelaskan tujuh menit dan saya pulang mengerti kenapa, lalu diberi nama penyangrai lain yang mau.Tania Larasati, Cimahi

Yang paling sering ditanyakan di meja pengambilan

Kenapa hanya sangrai Selasa dan Jumat

Satu drum 6 kilogram dan satu penyangrai. Tujuh batch sehari adalah batas sebelum dinding drum tidak sempat kembali rata, dan batch kedelapan selalu lebih gelap dari yang tertulis. Jadi empat belas batch seminggu, dan pesanan di atas itu masuk minggu berikutnya.

Apa arti angka di kantong saya

Baris pertama kode batch dan tanggal sangrai. Baris kedua Agtron, waktu retak pertama, dan lama pengembangan setelahnya. Baris ketiga suhu keluar. Kalau ada tanda bintang, berarti batch itu meleset lebih dari dua Agtron dari target dan harganya kami potong dua puluh persen.

Bisa menyangrai biji yang saya bawa sendiri

Tidak. Kami hanya menyangrai biji yang kami beli sendiri dari enam kebun yang sama sejak 2021, karena kami tidak bisa menuliskan kurva untuk biji yang riwayat pascapanennya tidak kami ketahui. Ada tiga penyangrai lain di Bandung yang menerima jasa itu dan kami akan menyebut namanya kalau ditanya.

Berapa lama kopi harus didiamkan

Empat hari untuk seduh manual, tujuh hari untuk espresso. Kami menuliskan tanggal paling awal untuk menyeduh di kantong, bukan tanggal kedaluwarsa. Setelah lima minggu rasanya turun dan kami lebih suka mengatakannya daripada tidak.

Ada tempat duduk di sini

Tidak ada. Cigadung Raya Barat 42 adalah tempat sangrai dan gudang, dengan satu meja untuk mengambil pesanan. Kami menyeduh untuk pelanggan yang mengambil sendiri, satu cangkir, gratis, selama masih ada air panas.

Kirim ke luar Bandung

Ke seluruh Indonesia lewat kurir, dikemas dengan katup satu arah dan dikirim di hari sangrai. Untuk Bandung kami antar sendiri hari Rabu dan Sabtu, minimum dua kilogram, tanpa biaya tambahan.

Pesan sebelum Senin sore untuk sangrai Selasa

Jalan Cigadung Raya Barat 42, Bandung Utara

Sangrai Selasa dan Jumat 07.00 sampai 15.00. Pengambilan Senin sampai Sabtu 10.00 sampai 17.00, Minggu tutup.

Pesan lewat WhatsApp